Agustus 16, 2011
salah kirim
+027494448XX (hehe. itu nomor saya): yo mbuh, yoooo
+6287396464XX: napa blum tidur, ti?
saya: belum, e, gak bisa tidur. eh, kamu siapa, ya?
+6287396464XX: dulu kita pernah smsan. kamu ngakunya jadi prt. namanya siti. inget, gak?
saya: oiya ak lupa. lha kamu?
+6287396464XX: aq teguh. aq anak X urang.
saya: oh. hay teguh.
+6287396464XX: hay juga.
*setengah jam kemudian....
+6287396464XX: eh sori. tadi salah pencet. mleset satu nomornya.
saya: ahahahaha. pacaran sama siti, ni, yeeeee
+6287396464XX: ora, yow. lha pacaran karo kowe wae piye? kamu nak mana?
saya: hahahaha. yo ayo nek gelem. aku agus. anak gedong kuning. aku lanang. hahaha.
+6287396464XX: wah. anggar, no.
saya: hahaha. yo rapopo nek gelem. ak pinter main anggar, lho.
*dan si mas-mas yang malang tak pernah salah kirim lagi. hihihihi.
based on true sory
Agustus 06, 2011
puasa hari ke 5
Sebenarnya si, tadi malam udah niat banget bikin ringkasan film itu. udah nulis kerangka karangan segala. sumpah, film itu bagus banget. sampe terkuple-kuple saya. tapi apa dikata, hari ini saya gak puasa. jadi gak males2an dan kurang kerjaan seperti kalo pas puasa. eh, bukan, bukanya saya setuju kalo puasa dijadikan alasan buat santai-santai dan males2an. tapi, siapa si yang mau laper2, masi single dan sibuk-sibuk wira-wiri beres2? secara masi sendiri, lhooo. gak bertanggung jawab sama siapa-siapa. jadi kalo rumah berantakan, ya suka-suka. :D
nah, karena gak puasa, sore tadi saya keliling-keliling naik sepeda tua menuju mandala krida buat lari-lari. bener, deh, jalanan rame banget. terutama di depan warung gorengan dan aneka jajanan. mereka pada uyel2an di depannya, tuh. malah pake acara berebut segala. saya jadi heran sendiri. puasa itu kan tujuannya menahan diri, ya? lha kalo malah jadi brutal gitu, ya podo wae, sami mawon, lah. :D
tapi ndak tau, ding. orang kan pikirannya sendiri-sendiri. mungkin sebagai penghargaan untuk dirinya sendiri karena sudah lolos hari ini, atau emang dirumah ada tamu. jadi mesti buru-buru cari takjil biar gak malu-mauin. apapun itu, paling gak, ini rejekinya tukang jajanan, lah. lumayan, setahun sekali. faktanya memang di bulan puasa ini, konsumsi orang jadi meningkat. lucu, ya, padahal bulan puasa.
oke, jadi sebenarnya mau nulis apa, si, ka? hihi. gak tau. pingin nulis, tapi males mikir. cuma mau ngucapin selamat berpuasa aja buat semuanya. yang gak puasa, maaf, ya, gara-gara kami warung-warung jadi tutup di siang hari. gak papa, lah, sebulan ini.
salam....
oxox
April 24, 2011
sepeda: sebuah kesederhanaan

saya menyukai sepeda. sangat suka malah. meski naik sepeda akan membuat saya keringetan dan ngos-ngosan sehingga saya tampak tidak cantik, saya tetep suka. (padahal ndak naik sepeda juga tetep aja ndak cantik. hehe) mungkin karena ada ikatan bathin yang kuat antara saya dan sepeda sehingga saya begitu mencintai sepeda. bahkan, boleh dibilang saya lebih sayang pada phanter 2 (sepeda tua warna merah saya) daripada pinky (matic pink mungil saya).
saya juga suka melihat orang-orang naik sepeda. mereka tampak jauh lebih keren bagi saya daripada orang-orang yang naik sepeda motor ato mobil. kalau teman-teman saya kemlecer dengan melihat mobil atau motor jenis tertentu, saya lebih tertarik pada sepeda ontel yang dipakai orang-orang. saya suka melihat dengan enteng orang-orang mengayuh sepedanya. rasanya menyenangkan. sederhana. menyejukkan.
saya jadi sedih kalo berpapasan dengan gerombolan pengendara-pengendara sepeda nan penuh gaya tapi congkak bukan main. jentrek-jentrek menuhin jalan dan gak mempedulikan pemakai jalan yang lain. ketawa-ketawa gak mau disalip. jalan pelan-pelan tapi di tengah-tengah jalan. duhhhhh. apa mereka merasa menyelamatkan lingkungan, jadi sok-sok an gitu, ya?
melihat mereka saya seperti merasa kesakralan sepeda menjadi hilang tanpa bekas. tidak ada kebersahajaan. tidak ada kesederhanaan. yang terlintas malah kepongahan mereka dijalanan. minta diistimewakan karena mereka merasa mereka pahlawan-pahlawan penyelamat bumi dari kehancuran. padahal ya gak gitu-gitu amatlah...
coba tengoklah orang-orang yang menggunakan sepeda karena memang mereka perlu menggunakannya. seperti mbak sutinem penjual sayur di kampung saya, pak yul yang menggoes sepedanya dari pakel baru ke gondomanan, seperti bapak-bapak yang membawa rumput dari sawah ke rumah. ato mendiang mbah kakek saya yang bertopi ala belanda tiap mau membeli tembakau rajang di pecinan. mereka tampak jauh lebih bersahaja dari mas-mas dan mbak-mbak yang naik sepeda jlentrek2 itu. saat itulah saya merasa sepeda sebagai cermin kesederhanaan. saat mereka menggunakan sepeda, karena mhttp://www.blogger.com/img/blank.gifereka membutuhkannya. bukan untuk gaya-gayaan.
iya, alasannya emang beda. saya saja yang terlalu sentimentil.sesentimentil saya kalo phanter dihina dina, ato kalo ia dijadikan cantolan mantel di parkiran. iyalah, sentimentil. lha sepeda itu, kenangannya jauh lebih mahal dari pada harganya. :D
udah, ah. udah malam. nggondug emang menyebalkan. :D
gambarnya ngambil dari sini
November 21, 2010
ceritakan padaku sebuah kisah
"kisah ini yang kau maksud, kan, sayang?" katanya pada si kecil.
dan ia melanjutkan kegiatan berdandannya. suaminya sudah menunggu untuk pergi kondangan ke seorang kolega.
***
"ceritakan padaku sebuah kisah" pinta anak kecil kepada wanita muda cantik jelita pada jam empat sore di hari minggu. wanita muda yang tak lain ibunya itu menghentikan obrolan di telphon dengan seorang sahabatnya, ia tersenyum, dan mengambilkan sebuah buku cerita anak untuk anaknya.
"kau sudah pintar membaca, kan, sayang? baca sendiri, ya." katanya pada si kecil.
dan ia melanjutkan obrolan di telpon genggamnya lagi.
"sampai mana tadi, ya, jeng?" tanyanya pada benda bernama telphon itu.
***
"ceritakan padaku sebuah kisah" pinta anak kecil pada seorang eksekutif muda yang baru saja pulang main tenis pada jam delapan malam di hari minggu.
eksekutif muda yang tak lain ayahnya itu tersenyum, meletakkan peralatan tennisnya, membuka tasnya, dan mengeluarkan keping vcd bergambar robot.
"minta mama menyetelnya untukmu, ya, sayang." katanya pada si kecil.
ia menyerahkan vcd pada anaknya, mencium pipi anaknya, dan cepat-cepat ke kamar mandi. harus segera mandi, pikirnya, bahan untuk presentasi di kantor esok pagi harus selesai malam ini.
***
ibu guru muda membaca tulisan murid-murid kecilnya. hari sabtu kemarin, di pelajaran bahasa Indonesia, ibu guru memberi tugas murid-muridnya untuk meminta orang tua mereka bercerita atau mendongeng, kemudian menuliskannya di kertas. ibu guru muda ingin anak didiknya mendengar cerita atau dongeng dari orang tuanya. ibu guru muda tertegun membaca tulisan anak kecil.
"ceritakan padaku sebuah kisah" kataku pada mama. lalu mama menyetelkan tivi untukku. lalu mama memberiku buku cerita untuk kubaca sendiri.
"ceritakan padaku sebuah kisah" kataku pada papa. lalu papa memberiku vcd cerita robot.
sepertinya mama dan papa tidak punya cerita apa-apa untuku, buguru.
sudah kau ceritakan sebuah kisah untuk anakmu, malam ini?
Mei 14, 2010
saya cemburu
saya cemburu. pada suara kokok ayam di pagi hari. saya cemburu. pada cericit burung-burung di pagi hari. saya cemburu pada sinar matahari yang masuk lewat jendela yang tak sempurna tertutup tirai. saya cemburu pada celoteh anak kecil sebelah rumah. saya cemburu. pada bau ayam rebus yang tercium dari rumah sebelah. saya cemburu. pada mas-mas koran yang pagi-pagi sudah menyelipkan koran dirumah-rumah. saya cemburu. pada mbok-mbok yang membawa tenggok dipasar pagi-pagi. saya cemburu. pada tukang roti yang lewat depan rumah.
bagaimana bisa mereka bangun pagi dan begitu bersemangat?.
saya cemburu. karena setiap bangun pagi, saya hanya menginginkan satu hal, yaitu tidur lagi. hehe.
saya ingin seperti mereka.
keterangan gambar: pantai sanur pagi hari, saat saya main kerumah teman baik, dan teman baik satu lagi. *kedip*
Januari 16, 2010
masak-masakan: cake puding coklat saus coklat juga
whehehe, judule ra nguati....
bahan-bahan:
1 bks agar-agar putih.
1 bks agar-agar warna coklat.
1 potong cake ukuran terserah.
1 gelas belimbing gula pasir.
3 sdm tepung maizena.
1 bks santan instan yang paling kecil.
2 sdm margarin, lelehkan.
4 sdm susu coklat.
2 butir kuning telur.
2 butir putih telur.
cara membuat:
1. rebus agar-agar putih bersama setengah bungkus santan instan, setengah gelas gula pasir, 1 sdm maizena, 1 sdm margarin.
2. kocok kuning telur, tuangi dengan 1 sendok agar-agar panas, aduk-aduk, masukan ke adonan agar-agar yang masi nangkring diatas kompor, didihkan kembali.
3. kocok putih telur sampai kaku, tapi jangan sampe berbusa, tuang adonan agar-agar panas kedalam kocokan putih telur, sambil di aduk pelan-pelan.
4. diamkan 3 menit sampe uap panasnya hilang.
5. ambil cake, masukan ke dalam cetakan sesuka kalian, dengan cara terserah kalian. pokoknya asal masuk gitu, deh. kemarin, saya pake gelas gendut.
6. tuang adonan agar-agar tadi ke atas cake. biarkan sampe mengeras.
7. lakukan langkah 1, 2, 3, 4, pada agar-agar warna coklat.
8. tuang adonan agar-agar coklat ke atas agar-agar putih yang sudah mengeras.
cara membuat saus coklat.
1. rebus susu dengan setengah gelas air.
2. kalo suka manis, tambahkan gula secukupnya.
3. cairkan sesendok maizena dengan air, tuang ke dalan rebusan susu.
4. tuang saus diatas puding, beri gula-gula warna-warni, dan irisan daun pandan untuk garnis.
terimakasih untuk mbak Sukowati, atas resepnya, tapi maaf, resepnya agak kuhianati. hehe. luv u, mbak...
dan, jangan pernah percaya bahwa gambar diatas itu enak. sebab, belum tentu. hehehe.
selamat mencoba...
:D
Mei 18, 2009
terjebak
papaya papaya
banana banana banana banana
pinepel pinepel
Fira, gadis kecil cantik dikuncir dua itu menyanyikan lagu yang saya ajarkan 3 hari yang lalu dengan suara keras. Sayang Fira tidak bisa melafalkan huruf R dengan jelas. -eh, beberapa hari yang lalu mamanya cerita, Fira nangis karena kepedasan makan sambel, pas ditanya Mamanya kenapa makan sambel, Fira jawabnya gini, "disuruh mbak Ika, biar bisa ngomong R". jadi malu banget sama Mamanya Fira- Saya dan anak-anak kecil lainnya bertepuk tangan dan tertawa. Fira juga ikut tertawa. Menampilkan gigi depannya yang gigis.
menyenangkan sekali menjadi Fira dan teman-temannya. Pasti tidak ada yang lebih membahagiakan selain menjadi anak-anak, ya. Kau hanya perlu bermain, bermain, dan bermain. Menjelang maghrib nanti Mama memanggilmu, menyuruhmu pulang, makan, belajar mengeja huruf, dan tidur. Saya jadi iri. Menyesal sekali waktu itu menolak pil anti dewasa yang ditawarkan Pippi pada saya. Sepertinya saya terjebak dalam tubuh yang selalu dewasa. *halah*
pasti sangat menyenangkan sekali ya, ketika kau tak perlu tumbuh besar, dan tetap menjadi anak-anak. Kau tak perlu bekerja, tak perlu memasak, tak perlu mencari uang, tak perlu berpura-pura. tak perlu berfikir tentang ini, tentang itu, tak perlu berbasa-basi. Tak perlu berfikir, orang lain sakit hati-tidak, ya, kalo ngomong gini, kalo ngomong gitu. Huh. Sayang sekali Waktu terus berjalan. Tidak ada lagi acara pasaran dan bekelan *hayo, ada yang tahu bekelan, ndak?*. Yang ada sekarang adalah Perempuan dewasa, baru saja berumur 24 tahun, dan tidak menjadi siapa-siapa. Dan perasaan menyesal karena keterjebakan ini harus saya buang jauh-jauh, karena, kalo sudah terjebak dalam tubuh dewasa, njur terus piye?.
Juni 23, 2008
kidung dari desa
Pernah enggak kamu bersukur karena kamu tinggal dengan kedua orang tuamu?, atau paling enggak, kamu pernah menghabiskan masa kecilmu dengan mereka?. Pasti jarang terpikir, ya?. Iya sih, itu hal normal dalam kehidupan, tapi bagaimana kalo sejak kecil, kamu tidak pernah tinggal bersama orang tuamu?. saya pikir, kamu harus bersujud sukur ribuan kali karena dikaruniai hal yang sangat biasa itu. Ada banyak orang yang bahkan tidak pernah bertemu orang tuanya. Dan saya iri dengan kamu.
Tapi, sejak kecil tinggal bersama nenek kakek juga punya sisi positif, setidaknya itu yang seharusnya membuat kamu iri pada saya. Saya tau simbah kakek dan simbah simak saya sayang sekali pada saya, pernah lho, waktu kecil dulu, saya jatuh dari pohon, berdarah-darah di lutut, kening dan baret-baret dimana-mana, waktu itu saya menangis meraung-raung. Tau enggak apa yang mbah kakek saya lakukan?. Beliau keluar dengan arit teracung ditangan, sambil teriak, “sopo sing nibake ika?”. Hihi, padahal saya jatuh sendiri. seharusnya saya juga sujud sukur karena itu, ya?.
Begitu juga sabtu malam minggu kemarin. Pas saya pulang ke desa kami yang cantik, malamnya saya tidur dengan simbah simak saya, empet2an di dipan kecil dari bambu, dikamar kami paling selatan. Eh, lha kok malam itu saya seperti nostalgia, mbah simak dan saya nyanyi lagu2 jaman beliau kecil, dan menceritakan kembali kisah2 tentang keong mas, timun mas, andhe2 lumut, si gudik, tidak lupa tentang panji asmoro bangun dan dewi sekartaji-nya. Waktu itu saya iseng2 mencatat syair lagu2 itu. Simak, ya…
BOMA
Mimi, Boma ojo lali
Kowe tak kandani
Rungokno sing titi
Bocah-bocah iku-ku
Kudu sing mituhu
Saben dino kudu mlebu
Lali wulangan, yen Ibu kondangan
A ngisin-ngisini cah sekolah ngono kuwi.
ESUK_ESUK
Esuk-esuk srengengene uwis metu….sibu
Nyuwun pangestu kang putro bade sinau…sibu
Grip lan sodo wis cumepak eneng kotak….bapak
Bedug-bedug srengengene eneng tengah….simbah
Bungah-bungah kang wayah wangsul sekolah….simbah
Putra-putri emoh gelang emoh kalung….biyung
Putro kakung mbangun turut bopo biyung…..biyung
TENG_TENG
Teng-teng jame wis muni, jam setengah wolu
Iku mertandani murid podo mlebu
Tinggowo piranti praboting sinau
Sinau diwulang, diwulang Ibu guru
MOTOR-MOTOR CILIK
motor-motor cilik, sing numpak blenek
Numpak liyat-liyut, ngantuk teklak-tekluk.
Eneng grobak mandeg, grobake isi babi.
Pak Gede cungar-cungir
Grok-grok-grok
TIKUS PITI
Tikus piti ingkang noto baris
Kodok ijo sersane
Kadal walang do jagongan
Jangkrik upo tetegaran
Kemonggo kang nuntun
Panci tekek wis cumawis kulak sembagi
Celaret kalung gumbolo….
WITING KLOPO
Jawoto ing ngarso podo
Salugune wong wanito
Kulo sampun njajah projo
Ing Ngayojo-Surokarto
Mulo akeh wong ayu dasar priyayi
Nanging durung klebu ati
Aduh gusti
Sun rewangi pathi geni
Pitung dino pitung wengi
CEMPO
Cempo, yoruwo,
Pakananmu opo, yo ruwo
Pupu gending, ding-ding-ding
Rowang-rawing, wing-wing-wing
Bung kecebung
Jarane jaran buntung
Sing nunggang doro menggung
Ejleg kenong-ejlek kegung
Nini towok mendem gadung
KEMBANG JAGUNG
Kembang jagung Omah kampong
Ning pinggir lurung
Jejer 3 sing tengah bakal omahku
Dupo munggah guwo,
Medun ing bon rojo
Metik kembang suko
Dicaoske kanjeng romo
Mundur kuwi ajur
Maju kuwi tatu
Jokno sak balamu
Ora wedi sundukanmu
Iki lho, dodo satrio
IKAN CUCUT
Ikan cucut, mandi dilaut
Terkena ombak, manona tergoyang buntut-tergoyang buntut
Andeng-andeng diatas mulut,
Jangan mandeng, manona nanti kepincut-nanti kepincut
TUL JAENAK
Tul jaenak, jae katul jaedi, kuntuk noke banyak ndase bajul gari siji
Abang-abang gendera londo, kidul kono kuburan mayit,wedak pupur nggo golek duit.
GAMBANG SULING
Gambang suling
Kumandang swarane
Tulat-tulit, kepenak unine,
Unine, mung ndreyokake
Barang lan kentrung
Ketipung suling
Sigrak kendangane
BEDUG TIGO
Bedug tigo.
Datanarso guling
Padang bulan ing latar tenguk-tenguk
Lingguh dewe.
Angine mangudud ngidul,
Saya ngeres rasaning ati
Ora sanak ora kadang
Sayekti nandang prihatin
Duh nyowo gondelan rogo…
Yah, gitu deh hasilnya, masih ada banyak sebenarnya, tapi saya keburu dimarahin Ibu, karena udah jam 1 malem, ketawa cekikikan dan mbah simak harus segera istirahat. Hihi. Minggu depan, kalo saya sempat pulang, saya catet lagi sisa lagu yang lain. Mungkin ada beberapa yang tau?. Atau ada lirik yang salah?. Maklum lah, simbah simak saya sudah tua, beberapa memorinya mungkin udah hilang. …
Mei 02, 2008
ngintip box sebelah
jadi, pas mau kirim monthly report ke pak Juragan, dari warnet, iseng2 ngintip orang yang ngenet di box sebelah, lewat lubang kecil di samping box. eh, lha kok ternyata mas-mas yang lagi ngenet disana lagi buka site yang gambarnya mbak2 pada enggak pake baju. hehe. terus, ya saya intip muka si mas2 tadi, ternyata tampangnya alim banget. ada beberapa jenggot halus yang tumbuh di dagunya, ditambah kacamata yang nongkrong di hidungnya. hehe.hehehe.