positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.positip.
lho, kok malah kayak nyoba alat tes kehamilan. padahal maunya maksa selalu berpikir positip. hehe.
ah, ini hanya saat inget obrolan saya dengan pak juragan.
Mei 17, 2008
Mei 15, 2008
g ada judul
mata panas. bosen abis. mana enggak ada bacaan pulak. ke pak Zul yang jualan buku bekas juga g berguna, g ada buku bekas baru. mau pulang, besok masuk kerja. bosen......
Mei 14, 2008
Ini Jakarta?
Berawal dari sore yang begitu kemrungsung, karena harus berpacu dengan waktu supaya tidak ketinggalan kereta, akhirnya sampe juga di Jakarta. Saya yang enggak tau apa-apa ini ditolong seorang bapak yang baik hati hingga sampe dengan selamat sampe di Hotel jelek murah yang agak bau pesing. Ah, g papa, yang penting saya dapet tempat murah untuk tidur, mandi dan istiraharat. Er, tadinya saya pikir, pergi ke Jakarta adalah memasuki suatu kota yang penuh para kriminal, sehingga saya harus hati2 menjaga dompet dan barang-barang yang lain. lha gimana enggak, semua orang bilang, disana rawan, hati-hati sama orang yang enggak dikenal, kalo ditepuk orang dari belakang, bales tepuk, biar g digendam, uangnya disebar, biar kalo ada yang nyopet, masih ada uang, dll,dll. Eh, ternyata sama aja sama kota-kota lainnya, hanya disini lebih panas, dan jarak yang saya pikir dekat, disini mereka bilang jauh. Dan rupanya enggak semua orang di sana jahat. Ada yang baik, kok. Yah, beginilah kalo katrok... hehehe.....
Mei 11, 2008
change?
enaknya berubah jadi gimana, ya?. saya bener2 enggak tau. Semua orang bilang perubahan itu penting. masalahnya, saya enggak tau mau berubah jadi apa. Rasanya saya juga udah berubah kok dari tahun ke tahun. Wong dulu saya muntah terus kalo naik bis, sekarang enggak, kok. Jadi, ya saya anggap, sekarang saya berubah. haha.
Rasanya kok jadi dewasa enggak enak, ya?. Banyak yang komlain,harus banyak mendengarkan orang lain, tampil seperti tampilan orang lain, melakukan kegiatan yang orang lain kerjakan, aksesoris yang orang lain pake, gaya hidup orang lain. Kalo enggak sama dengan mereka, pasti mereka bilang aneh, dan enggak mengikuti tatanan yang ada. Aneh, kenapa orang bisa memutuskan seseorang itu aneh apa tidak, hanya karena seseorang itu tidak sama dengan orang kebanyakan. Ah, saya sih lebih suka jadi, pippi, tokoh utamanya novel astrid Lindgren, yang minum pil anti dewasa, sehingga ia akan menjadi anak-anak selamanya, tidak usah pusing menjadi dewasa...
Sayangnya kok waktu berjalan terus. Hingga saya jadi 20, 21, 22, 23, Dan akhirnya semua orang bilang bahwa saya sudah dewasa, dan saya tidak boleh terlalu sering melarikan diri di kamar kos saya yang pengap, membaca ulang semua goosebumbps, doraemon, espermami,donal bebek, monika, dan semua novel misteri saya. Tapi saya tidak mau mengakhirinya, saya senang mengingat masa kecil saya, karena pada saat itu, tidak ada yang menuntut saya untuk menjadi dewasa, saya bebas menjadi apa yang saya inginkan. Bahkan, tidak ada yang menertawakan saya ketika saya ingin menjadi astronot. Kalo sekarang? hah... Mungkin itu juga tanda bahwa saya belum dewasa.
Ah, ini hanya pre bday sindrome saja, saya rasa. Dan, trimakasih pada Indosat.Kamu yang pertama kali memberi selamat. haha.
Rasanya kok jadi dewasa enggak enak, ya?. Banyak yang komlain,harus banyak mendengarkan orang lain, tampil seperti tampilan orang lain, melakukan kegiatan yang orang lain kerjakan, aksesoris yang orang lain pake, gaya hidup orang lain. Kalo enggak sama dengan mereka, pasti mereka bilang aneh, dan enggak mengikuti tatanan yang ada. Aneh, kenapa orang bisa memutuskan seseorang itu aneh apa tidak, hanya karena seseorang itu tidak sama dengan orang kebanyakan. Ah, saya sih lebih suka jadi, pippi, tokoh utamanya novel astrid Lindgren, yang minum pil anti dewasa, sehingga ia akan menjadi anak-anak selamanya, tidak usah pusing menjadi dewasa...
Sayangnya kok waktu berjalan terus. Hingga saya jadi 20, 21, 22, 23, Dan akhirnya semua orang bilang bahwa saya sudah dewasa, dan saya tidak boleh terlalu sering melarikan diri di kamar kos saya yang pengap, membaca ulang semua goosebumbps, doraemon, espermami,donal bebek, monika, dan semua novel misteri saya. Tapi saya tidak mau mengakhirinya, saya senang mengingat masa kecil saya, karena pada saat itu, tidak ada yang menuntut saya untuk menjadi dewasa, saya bebas menjadi apa yang saya inginkan. Bahkan, tidak ada yang menertawakan saya ketika saya ingin menjadi astronot. Kalo sekarang? hah... Mungkin itu juga tanda bahwa saya belum dewasa.
Ah, ini hanya pre bday sindrome saja, saya rasa. Dan, trimakasih pada Indosat.Kamu yang pertama kali memberi selamat. haha.
Mei 07, 2008
don't disturb me
hey, sudahlah, enggak usah banyak bicara. Enggak usah sok peduli dengan saya. Saya tetap hidup kok meski enggak ada orang yang menganggap saya ada. Jadi, please, jangan usik saya dengan kata-kata sok bijak yang terlontar dari mulutmu. Kamu pikir kamu manusia tersuci didunia, yang bisa dengan seenaknya berkata bahwa saya semestinya akan mendapat teguran dari Tuhan, karena kesalahan-kesalahan saya. Memangnya kamu tau apa tentang kesalahan saya?. Dan apa sih, yang kamu ketahui tentang pecundang?. Saya pecundang apa bukan, itu kan bukan urusan kamu. jadi, shut up sajalah. Dan memangnya kenapa dengan mati muda?. Sudahlah, saya sedang sakit, jadi jangan menambah sakit kepala saya. See?
Mei 06, 2008
Dancing on the Edge
lepas malam, mata masih sembab dan hidung masih mampet, setelah baca novel yang sukses bikin saya termehek-mehek sendirian. hehe. Novelnya berjudul Dancing on The Edge, bikinan Han Nolan. Iya, novel lama, tapi memang saya baru bisa baca sekarang. maklum kere, jadi cuma bisa beli novel pas pameran buku aja. udah gitu, belinya juga di kelompok buku yang adul2an.
Cerita tentang seorang anak bernama Miracle, yang kata neneknya, seorang semacam cenayang, lahir dari ibu yang sudah meninggal. Suatu hari, pada saat Nenek miracle mengadakan acara pemanggilan arwah yang dihadiri oleh bibi dan pamannya, ayah Miracle menghilang. Ia meleleh, kata nenek miracle. Kemudian Miracle pindah ke rumah kakek Opal, kakeknya, disana Ia belajar menari diam2. Sampai suatu ketika, pada ulang tahunnya yang ke 13, ia menari di ruang bawah tanah, dan rumah kakeknya terkena badai. Miraclepun tinggal bersama Bibi dan Pamannya. Sampai kemudian Ia terbakar, karena ingin membuktikan ucapan neneknya, bahwa manusia bisa meleleh. Miracle mengalamai luka bakar yang parah, ditambah keadaan psikologinya yang makin sakit. Sampai akhirnya Miracle bertemu dengan Dr. Deangelis, seorang psikolog yang membantunya untuk sembuh.
Dan saya, yang dengan sok naifnya menyamakan kesepian hati miracle sama dengan diri saya, hanya bisa melelehkan air mata saya, hingga hidung saya yang pilek ini makin buntu. Saya kok bisa-bisanya merasakan kepedihan hati miracle, bahkan sampai dia tidak mau bicara pada siapapun. Apalagi pas cerita Miracle pada saat belajar menaiki, etain, sepeda tua yang dibelikan kakeknya pada hari ulang tahunnya yang ke 12, kok saya jadi inget mbah kakek saya yang mengajari saya naik sepeda.
Saya jadi kagum banget sama Han Nolan, pinter banget sih dia bikin novel sampe saya bener2 beku dan enggak beranjak dari kasur saya yang panas sampe novelnya bener2 habis. hehe. Ada beberapa puisi di buku itu yang bagus dan inspiring banget. Tapi saya lupa. Dan, yang pasti bener banget kata Han Nolan, bahwa cinta itu memang hal yang paling nyata yang ada di bumi ini. Arghhhh............
p.s: jadi kangen sama mbah simak dan mbah kakek. Juga phanter, sepeda tua saya
Cerita tentang seorang anak bernama Miracle, yang kata neneknya, seorang semacam cenayang, lahir dari ibu yang sudah meninggal. Suatu hari, pada saat Nenek miracle mengadakan acara pemanggilan arwah yang dihadiri oleh bibi dan pamannya, ayah Miracle menghilang. Ia meleleh, kata nenek miracle. Kemudian Miracle pindah ke rumah kakek Opal, kakeknya, disana Ia belajar menari diam2. Sampai suatu ketika, pada ulang tahunnya yang ke 13, ia menari di ruang bawah tanah, dan rumah kakeknya terkena badai. Miraclepun tinggal bersama Bibi dan Pamannya. Sampai kemudian Ia terbakar, karena ingin membuktikan ucapan neneknya, bahwa manusia bisa meleleh. Miracle mengalamai luka bakar yang parah, ditambah keadaan psikologinya yang makin sakit. Sampai akhirnya Miracle bertemu dengan Dr. Deangelis, seorang psikolog yang membantunya untuk sembuh.
Dan saya, yang dengan sok naifnya menyamakan kesepian hati miracle sama dengan diri saya, hanya bisa melelehkan air mata saya, hingga hidung saya yang pilek ini makin buntu. Saya kok bisa-bisanya merasakan kepedihan hati miracle, bahkan sampai dia tidak mau bicara pada siapapun. Apalagi pas cerita Miracle pada saat belajar menaiki, etain, sepeda tua yang dibelikan kakeknya pada hari ulang tahunnya yang ke 12, kok saya jadi inget mbah kakek saya yang mengajari saya naik sepeda.
Saya jadi kagum banget sama Han Nolan, pinter banget sih dia bikin novel sampe saya bener2 beku dan enggak beranjak dari kasur saya yang panas sampe novelnya bener2 habis. hehe. Ada beberapa puisi di buku itu yang bagus dan inspiring banget. Tapi saya lupa. Dan, yang pasti bener banget kata Han Nolan, bahwa cinta itu memang hal yang paling nyata yang ada di bumi ini. Arghhhh............
p.s: jadi kangen sama mbah simak dan mbah kakek. Juga phanter, sepeda tua saya
Mei 02, 2008
ngintip box sebelah
hehe. ini bener2 g baik.
jadi, pas mau kirim monthly report ke pak Juragan, dari warnet, iseng2 ngintip orang yang ngenet di box sebelah, lewat lubang kecil di samping box. eh, lha kok ternyata mas-mas yang lagi ngenet disana lagi buka site yang gambarnya mbak2 pada enggak pake baju. hehe. terus, ya saya intip muka si mas2 tadi, ternyata tampangnya alim banget. ada beberapa jenggot halus yang tumbuh di dagunya, ditambah kacamata yang nongkrong di hidungnya. hehe.hehehe.
jadi, pas mau kirim monthly report ke pak Juragan, dari warnet, iseng2 ngintip orang yang ngenet di box sebelah, lewat lubang kecil di samping box. eh, lha kok ternyata mas-mas yang lagi ngenet disana lagi buka site yang gambarnya mbak2 pada enggak pake baju. hehe. terus, ya saya intip muka si mas2 tadi, ternyata tampangnya alim banget. ada beberapa jenggot halus yang tumbuh di dagunya, ditambah kacamata yang nongkrong di hidungnya. hehe.hehehe.
Langganan:
Postingan (Atom)